18 November 2009

MUI: Jangan Percaya “2012”

Di Amerika Serikat, film “2012” mendapat respons massal yang begitu responsif. Secara komersil film ini meraup sukses besar dengan penghasilan Rp 2,1 trilliun meski baru tiga hari diputar. Nah, di Indonesia, film ini menuai kontroversi. Sejak dirilis pertama kali di bioskop tanah air, Jumat (13/11) kemarin, film ini menuai protes dan larangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Menurut MUI, film ini tak layak ditonton. Di Jawa Timur, film ini dilarang untuk ditonton. Menyusul Solo yang berencana melakukan aksi yang sama. Keep reading →

17 November 2009

Majelis Ulama Indonesia Protes Film “2012”

2012 Movie BlogFilm “2012” mendapat protes dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pemutaran film “2012” di sejumlah bioskop Jawa Timur (Jatim), Indonesia mulai menuai kritik. Keep reading →

17 November 2009

Film “2012” Tiga Hari Cetak Uang Rp 2,1 Triliun

2012 movieDunia sepertinya sedang demam film “2012”. Bayangkan saja baru diputar tiga hari, film yang dibintangi oleh John Cusack itu sudah meraup pendapatan sebesar US$ 225 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun lebih.

Seperti yang dilansir Reuters, Senin (16/11), uang yang diperoleh dari penjualan tiket “’2012” di Amerika Serikat dan Kanada saja, sebanyak US$ 65 juta atau setara dengan Rp 607 miliar lebih! Tak hanya itu, di 105 negara film yang disutradarai oleh Roland Emerich tersebut mampu mencetak pendapatan sebesar US$ 160 juta atau senilai hampir Rp 1,5 triliun. Keep reading →

21 October 2009

Agar Ngeblog Tak Sekadar Hobi…

Ngeblog. Sebenarnya ini bukan hobi baru lagi. Sudah cukup lama juga hobi yang satu ini kulakoni, tepatnya sejak tahun 2006 lalu. Karena namanya hobi, tak pernah pula terpikirkan bagaimana agar blog menjadi salah satu media profesi yang sebenarnya cukup menjanjikan. Memang pernah kudengar, blog bisa menghasilkan uang dengan jitu. Tapi, benarkah itu? Keep reading →

15 September 2009

Dimardi Abas, Si “Raja Radio” dari Medan

Tonggo Simangunsong | The Muse
Foto-foto: T Agus Khaidir

Dimardi- Abas Dimardi Abbas berbicara soal kejeliannya menangkap besarnya peluang di bisnis industri penyiaran radio. Dan bagaimana menancapkan kukunya sebagai pemilik jaringan “raksasa” radio di SumatraUtara. Mau tahu kisahnya? Ini dia…

Ia lebih akrab disapa “Bang Ucok”, meski sebenarnya ia memiliki nama asli Dimardi Abas. Di usianya yang sudah memasuki 62 tahun, penampilannya tetap mengikuti trend. “Casing boleh tua, tapi penampilan tetap muda,” guyonnya suatu kali. Gaya bicaranya santai namun berisi, terkadang ceplas-ceplos. Ia juga dikenal ramah kepada para karyawannya. Mendirikan 7 stasiun radio, kini julukan baru pun melekat padanya, yakni “Si Raja Radio” dari Medan. Keep reading →