The Muse
Fisrt published on Harian Global, Nov 5 ‘07
Aceh Singkil adalah satu dari 18 kabupaten yang ada di daratan provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Berada di ujung barat daya provinsi, hasil pemekaran dari Kabupaten Aceh Selatan, pada 20 April 1999.Sebagian wilayah Aceh Singkil masih berada di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.
Kabupaten seluas 3.578 km² ini terdiri dari dua wilayah, yakni daratan dan kepulauan. Salah satunya kepulauannya yang berpotensi adalah Kepulauan Banyak (dengan 99 pulau kecil), yang kini dikenal menjadi ikon wisata bahari kabupaten bependuduk 120.043 jiwa itu.
Aceh Singkil berada di jalur barat Sumatera yang menghubungkan Banda Aceh – Medan dan Sibolga. Sayang, jalur transpotasi darat yang bergunung-gunung dan sebagian mengalami kerusakan, membuat perjalanan ke Aceh Singkil serasa melelahkan.
Selain itu, di sepanjang daratan Aceh Singkil sebagian besar adalah lahan rawa. Sehingga tak heran jika musim hujan tiba, akan berpotensi besar menjadi banjir. Belum lagi luapan air dari laut, yang sewaktu-waktu bisa menggenangi pemukiman penduduk di tepi laut.
Ahko, 80 tahun, salah satu penduduk Desa Gosong di Kecamatan Suro Baru menuturkan, jika musim hujan tiba, sudah menjadi hal biasa jika rumah mereka tergenang oleh luapan air laut. “Paling susah, jika hujannya turun pada malam hari. Sangat merepotkan,” ujar kakek yang juga bekerja sebagai nelayan itu, walau tak sering lagi.
Daerah rawa di sepanjang daratan Aceh Singkil pun hingga kini tampaknya masih belum bisa dioptimalkan oleh masyarakat setempat. Maka tak heran jika mereka masih mengharapkan sumber mata pencaharian dari laut.
Meski demikian, setitik harapan mulai tampak. Kini pemerintah setempat sedang merancang strategi peningkatan kesejahtreaan masyarakat Aceh Singkil dengan memfokuskan diri pada program pengembangan pariwisata.
Sasaran utamanya adalah Pulau Banyak dan Kuala Baru, yang kelak diwujudkan menjadi lokasi ekowisata andalan Aceh Singkil. Tapi, tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mewujudkannya.
Foto-foto: Tonggo Simangunsong







8 Comments
7 December 2007 at 4:44 am
nice picture. aku pernah ke sana juga lho.
4 June 2008 at 9:49 pm
kuala baru keren banget….
tunggu kedatangan ku…
hahahah….
6 June 2008 at 12:03 am
wakakwkak…..
klo ada kabar baru ttg kuala baru, jgn lupa d update yakkk!!!!
3 October 2008 at 7:14 pm
mari kita bangun bersama “aceh” Singkil, tanpa merusak alamnya yang indah….., terutama kawasan hutan pulau banyak n’ kuala baru……hasmirimo@yahoo.co.id
24 November 2008 at 7:07 pm
Aku pernah kesana ihh keren…
28 April 2009 at 11:56 pm
aq 2 taon lebih menetap di negeri Syekh Abdul Rauf dan Syekh Hamzah Fansuri ini,banyak pelajaran yang aq dapat dan pengalaman berharga tak dapat aq lupakan,selama meliput berbagai peristiwa dan juga mengekspose exotisnya alam pulau banyak,dan juga keindahan hutan rawa singkil yang luar biasa,aq ga bisa lupa dech……suatu saat aq akan membuat karya buat keindahan alam aceh singkil…I Will
24 September 2009 at 5:59 pm
It’s my hometown…….! I Love KUBA…
28 October 2009 at 10:14 am
salam manis .kepada semua warga kuala baru. . . .