Tonggo Simangunsong
Bila Anda doyan belanja produk-produk bermerk “branded” dengan harga murah, maka KL Chinatown adalah salah satu lokasi yang pas untuk Anda. So, nikmati belanja Anda.
Tak lengkap rasanya melakukan perjalanan ke Kuala Lumpur bila tak mengunjungi Chinatown. Bagi mereka yang gemar berbelanja murah produk-produk bermerk internasional, seperti Rolex, Seiko, Cartier, Christian Dior, Adidas, Nike, Calvin Klein, Armani, Gucci, Prada, D&G atauLouis Vuitton, maka di sinilah tempatnya. Tapi, ingat hampir semua produk yang dijual di sini adalah imitasi. Maka, wajar bila harganya miring dan masih bisa ditawar.
Chinatown KL (sebutan awam untuk Kuala Lumpur – Red) berada di Jalan Petaling. Tak sulit menuju ke lokasi perbelanjaan yang setiap harinya mulai buka pada pukul 5 sore ini. Sepanjang hari tersedia taksi yang bisa Anda tumpangi dari lokasi hotel di mana Anda menginap menuju lokasi yang buka hingga pagi hari ini. Mudah kan?
Namun, ada isyarat yang menganjurkan agar berhati-hatilah bila ingin berbelanja di Chinatown. Sebab, “Silap sedikit copet bisa tiba-tiba menghampiri tanpa sepengetahuan Anda,” ujar Fredy Leong, seorang pebisnis wisata yang sering melakukan perjalanan ke KL.
Yang kedua, bersikaplah ramah kepada para pedagang yang menawarkan Anda barang-barang dagangannya. Bila Anda tidak ingin membeli produk yang ia tawarkan, sebaiknya jangan sekali-kali memberinya jawaban yang menyinggungnya. Bila tidak, siap-siaplah menerima ocehan.
Akhir bulan kemarin, kejadian seperti ini terjadi kepada saya dan rekan saya. Suatu malam ketika kami berkunjung ke sana, di pintu masuk seorang laki-laki berpenampilan slengean menawari kami vcd porno. “Oh, no… no. Thanks. I don’t like pornography cd,” begitu jawab rekan saya yang perempuan.
“Hei. I don’t believe, you don’t like sex, haaa… Be honest, girl. You don’t like sex, haaa…!” ujar lelaki itu tertawa sinis kepada kami. Seharusnya kami tidak meladeninya, pikir saya kemudian.
Ketiga, pergunakanlah selalu “hitung-hitungan” Anda bila setiap kali ingin membeli produk-produk yang ditawarkan kepada Anda. Bila salah perkiraan bisa-bisa budget belanja Anda bisa terbeli untung produk-produk yang tidak sesuai dengan yang Anda harapkan. Pasalnya, produk-produk yang dijual di sini akan selalu menggoda Anda untuk membelinya.
Dan yang keempat, pandai-pandailah menawar harga produk yang ditawarkan kepada Anda. Bila beruntung, kemampuan Anda menawar bisa-bisa memuaskan hasrat belanja Anda di Chinatown. Dan, tentu saja, jangan langsung percaya bila si penawar mengatakan bahwa produk yang ditawarkan kepada Anda adalah produk asli.
Nah, produk apa saja yang bisa Anda beli sebagai souvenir dari Chinatown? Berjubel jenisnya. Anda bisa mendapatkan aneka produk bermerk internasional dengan harga murah di sini, seperti jam tangan, tas, t’shirt, jins, aneka jenis pakaian wanita, dompet, parfum, pemantik, syal, cincin, kalung, anting-anting, kacamata, dan lain-lain.
Dan tak ketinggalan, seperti yang saya ceritakan di awal, di Chinatown juga tersedia aneka jenis vcd maupun dvd bajakan (film-film box office terbaru atau aneka jenis film porno) yang tentu saja harganya murah-murah. Anehnya, penjualan vcd maupun dvd bajakan di Chinatown bisa beroperasi dengan mulus.
Menurut cerita yang beredar, pedagang-pedangang di Chinatown menyewa informan di kepolisian setempat yang akan memberitahu dengan cepat bila sewaktu-waktu polisi hendak melakukan penggrebekan. Astaga! Ternyata kejadian hampir serupa tak hanya terjadi di negeri kita.
Chinatown tak hanya menawarkan surga belanja bagi para pelancong. Chinatown juga menjadi surga bagi para penikmat kuliner oriental. Di sini tersedia aneka jenis makanan. Di antaranya Chinese Food, Japanese Food, Thai Food, Melayu, India dan Western tentunya.
Ya, seperti produk-produk lainnya, harga makanan di Chinatown lebih murah bila dibandingkan dengan makanan yang dijual di restoran maupun kafe-kafe yang ada di K.L. Nah, yang istimewanya, cita rasa makanan di Chinatown tak boleh dianggap sebelah mata. Lezat-lezat dan memuaskan!
Nah, lucunya, jangan terkejut bila seseorang di Chinatown tiba-tiba menawari Anda kupon lotere. Di negeri kita lotere sejenis disebut toto. Nah, bila di negeri kita disebut togel alias toto gelap, di Chinatown tidak ada istilah itu. Togel yang “dimainkan” di Chinatown sifatnya legal. Dan hebatnya, undian toto biasanya diumumkan di koran. Hadiahnya jangan tanya. Mulai dari uang tunai hingga mobil mewah!
Chinatown di Belahan Dunia
Chinatown hampir ada di mana-mana. Ungkapan ini ada benarnya. Lihat saja, Chinatown tak hanya ada di Kuala Lumpur, Malaysia. Tapi juga di beberapa belahan dunia; mulai dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Amerika Utara, Amerika Selatan, Australia dan Eropa.
Chinatown adalah sebutan untuk lokasi pemukiman perkotaan di sebuah negara di mana orang-orang China pedagang menetap. Di daerah ini mereka berdagang dan membentuk sebuah komunitas yang didasari sikap kesatuan asal yang sama.
Dalam sejarahnya, lokasi urban seperti Chinatown dulunya dihuni oleh kalangan “ghetto” atau kalangan pendatang dari negara tertentu dengan membawa budayanya sendiri. Namun, sekarang Chinatown telah berubah menjadi pusat komersial dan kawasan wisata belanja.
Beberapa kalangan menganggapnya sebagai kawasan multikulturalisme, di mana terjadi pembauran antara budaya yang berbeda satu sama lain.
Memang, hampir semua Chinatown ada di belahan dunia berpusat pada sektor perdagangan. Chinatown adalah kawasan pekerja yang selalu sibuk. Ia memiliki dua fungsi: kawasan hunian para pendatang dari daratan China dan komunitas para pedagang dan pekerja.
Tak heran, seiring perubahan jaman, kebanyak Chinatown menjadi ikon perdagangan dan bisnis di negara tertentu. Ia juga menjadi simbol persaudaraan antara sesama pendatang yang datang dari dataran China. Chinatown melambangkan nilai kerukunan antara dua budaya berbeda yang bisa saling mengisi satu sama lain.
Beberapa Chinatown memiliki sejarahnya sendiri. Dua wilayah Chinatown tertua di Asia ialah Chinatown di Nagasaki, Jepang dan Yaowarat Road di Bangkok. Keduanya sudah berdiri sejak kedatangan para pedagang dari daratan China, sekitar 200 tahun lalu.
Di Amerika, terdapat Chinatown di San Francisco, California. Ini merupakan kawasan Chinatown pertama dan terbesar di luar Asia. Di negera lain, ada beberapa Chinatown yang sudah berdiri pada pertengahan abad 19. Kawasan Chinatown ini dapat ditemui di sepanjang kawasan West Coast (Pantai Barat); mulai dari San Diego hingga Victoria BC dan Vancouver BC.
Pada pertengan kedua abad 19, beberapa kawasan Chinatown mulai berdiri di New York, Chicago dan Detroit. Penemuan emas di Australia pun diperkirakan berdampak munculnya China Town di beberapa wilayah di negara itu.
Sebagian juga muncul di Selandia Baru dan Afrika Selatan. Di Eropa juga terdapat kawasan Chinatown. Di antaranya di Belanda dan Inggris. Beberapa Chinatown yang baru muncul terdapat di Las Vegas, tahun 1995. Juga di Dubai dan Santo Domingo yang sudah diakui sebagai kawasan Chinatown.
Foto-foto: Tonggo Simangunsong




