Sarah Jessica Parker: “Tak Ada Yang Lebih Seksi Dari Kecerdasan…”
18 March 2009
Supported by: HARIAN GLOBAL
Bagi Sarah Jessica Parker, seksi tak hanya berasal dari tubuh, tapi juga otak. Tak ada yang lebih seksi dari kecerdasan, kata aktris peraih Emmy Awards itu.
Apa pun yang dilakukannya dengan penampilannya, sepertinya Sarah Jessica Parker selalu mendapat pujian. Pasalnya, aktris pemeran film “Sex and the City” ini selalu tampil memukai meski dengan mode pakaian yang ia kenakan. Ia dianggap sangat bijak memadukan busana yang sesuai dengan tubuhnya yang atletis.
Menariknya, meski Sarah mengaku jarang latihan senam, ia memiliki tubuh yang bugar dan tampak kencang. Seperti dikatakannya kepada Daily Mail baru-baru ini, perempuan yang kini berusia 44 tahun ini lebih suka pergi mengikuti pesta makan malam daripada menghabiskan waktu di ruangan senam.
“Sarah cenderung lebih suka menghabiskan waktu untuk sebuah pesta makan malam daripada menghabiskan waktu seperti budak di ruangan senam,” demikian dilansir Daily Mail, Selasa (17/3) kemarin.
Namun, meski tak suka menghabiskan waktu dengan kegiatan senam, ternyata Sarah rajin menjaga penampilannya dengan cara lain. Misalnya, jogging, memanjat dinding, yoga dan “pilates”, yakni sejenis olah raga yang difokuskan untuk kelenturan seluruh bagian tubuh, khususnya yang berhubungan dengan tulang belakang.
Penampilan Sarah memang sering menjadi sorotan belakangan ini. Apalagi ketika ia sering tampak baru-baru ini, pada saat ia rehat sejenak dari proyek penggarapan film terbarunya “Did You Hear About The Morgans?”.
Contohnya, baru-baru ini ia tampak berjalan di New York dan menjadi perhatian. “Ia sama sekali tak nampak seperti perempuan berusia 44 tahun,” seperti ditulis Daily Mail, memuji penampilan Sarah.
Ia tampil parlente dengan stelan dress berwarna biru, sepatu berhak tinggi (“peep-toe heels”), potongan rambut tergerai dengan gelombang lembut. Pada kesempatan lain, Sarah juga tampak elegan dengan mengenakan jins, perhiasan “casual”, jaket hitam dan sepatu boot “Ugg”.
Penampilan dan kehidupan sehari-hari Sarah sendiri sering dikaitkan dengan karakternya pada pada film-film yang perankan. Semisal, “Sex and the City”. Yang terbaru, “Did You Hear About The Morgans?” juga ada keterkaitannya.
Film ini mengisahkan pasangan kekasih yang terasing karena menjadi saksi dalam sebuah pembunuhan. Pasangan itu kemudian diasingkan ke kota kecil di Wyoming untuk menjalani program perlindungan bagi para saksi.
Di film ini, Sarah memerankan karakter yang berseberangan dengan karakter Hugh Grant. Sarah menjelaskan pikirannya mengenai perannya yang “hanya” sebagai pemeran pendaping (co-star) di film itu.
“Saya pikir orang Inggris sangat menyukai hal-hal yang ideal dan sempurna. Karakter Hugh adalah salah satu contohnya,” katanya. “Dia (Hugh –Red) adalah karakter yang merepresentasekan seorang yang menguasai betul dunia sastra klasik dan sejarah Amerika. Juga banyak tahu tentang dunia perfilman Inggris. Tak ada yang lebih pintar, seksi dan menarik daripada kecerdasan (brain). Itulah mengapa saya sangat senang menjadi lawan main dia,” kata aktris yang juga pernah meraih anugerah “Golden Globe Awards” itu.
Entry Filed under: CELEBRITY. .






Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed